Thursday, February 26, 2009

Besok adalah pertarunagn sebuah nyawa
Akan kah kalah dengan keangkaramurkaan
Ataukah menang denagn penderitaan
Im ready dengan semuanya
Jika aku harus terbujur dengan ketidak relaan
Aku akan menitipkan pesan pada sang bulan
Bukan karena aku kalah
Tapi karena aku tak bisa lagi
Jika aku esok tersenyum dengan hatiku
Kupastikan sang rembulan tau
Kalau aku bukan pemenang
Karena lusa masih ada perjuangan itu
Dan pengorbanan yg harus aku lakukan
Termasuk juga cintaku pada sang bulan

( just pray for me that the only wish I make for)
AKu tak ingin menjerit
Aku tak ingin teriak
Aku tak mau menghujat takdir
Biarkanlah semua berjalan
Melintasi alur hidup yg tertulis
Bukan aku pasrah dgn tulisan takdir
Tapi karena aku tak bisa membaca
Cerita dan takdir hidupku


( thx for evrything...hope I can still keep you in my heart)
Kupastikan senyum ini tetap mengembang
Walau Tanpa sinar sang rembulan
Kupastikan Hati ini tegar
Walau rembulan itu pergi drku
Jika air mata ini mengalir lagi
Bukan dikarenakan aku bersedih
Tapi dikarenakan aku tak kuasa
Mencegah sang mendung yg melintasi
Menutupi indahnya sinar rembulanku
Takkan ada yg bisa mencurimu dar hatiku
Karena aku telah mengunci dirimu dlm di hatiku
Tak akan ada yg bisa membawa lari diriku
Karena aku telah memenjarakan hatimu di hatiku
Sekalipun engkau pergi
Engkau tetap disini
Sekalipun engaku tak pernah hadir lagi
Aku pastikan bahwa bayanganmu tetap ada disini
Menemani aku seperti hari hari kemarinku
Sedih sudah terbiasa menyelimuti
Duka telah jadi hari2ku
Walau semenjak kehadiranmu
Semua pergi dari diriku secara perlahan
Aku hanya beraharap
Walau kau pergi dariku
Kau bawa pula duka dan sedihku
Agar aku tak terpuruk lagi
Di kesepian malamku tanpa kamu

Sunday, February 22, 2009

Menagislah hati
Bersedih dan berdukalah
Menjerit dan berteriaklah
Lepaskan semua beban Itu
Buang semua rasa pedih itu
Karena esok cerita baru menunggu
Yang kamu tidak bakal tau
Akan kah luka dan lara lagi
Akan kah sedih dan perih lagi
Jalani apa yg terjadi hari ini
Ikuti jalan yg kau tapaki saat ini
Jangan mundur hanya karena perih
Jangan berputah hanya karena sakit
Terus lah ...
Pandang terus kedepan
Walau masih jauh
Kamu akan menemukan ending jalan ini
Jika kau lihat samudra itu luas
Jika kau lihat langit tak lelah mengantung
Jika kau lihat angin tak berhenti berdesir
Seperti itulah aku
Seperti itulah hatiku
Seperti itulah sayangku
Seperti itulah kesabaranku
Dalam mencintaimu
Makilah aku
Cacilah aku
Sakiti aku sepuasmu
Aku akan tetap bertahan disini
Melindungi Kulitmu
Melindungi Tulangmu
Melindungi hati dan jiwamu
Walaupun Buta matamu
Walaupun tuli telingamu
Walaupun hatimu bagai besi baja
Aku akan Bersabar
Menempa angkuhmu dengan cintaku
Aku akan bersabar mendengar oceh makianmu
Karena esok
Saat Kau bisa melihat
Dan mendengar...
Aku sudah bukan milikmu lagi
Aku sudah tak ada disini lagi